Buku ini mengulas dialektika antara pendekatan fikih tradisional (rukyatul hilal global/lokal) dengan pendekatan astronomi modern (hisab kontemporer dan teknologi optik) dalam menetapkan awal bulan Ramadan dan Syawal di Indonesia. Dilengkapi pandangan para pakar sains serta ulama untuk menyatukan perbedaan kriteria penanggalan Islam.